1. Pembelajaran system ini tidak berjalan.
2. Perlu pembelajaran dengan methode lain.
3. Ulasan yg telah disampaikan ini hanya dianggap sebagai junk dan tidak pernah dibaca sedikitpun.
Banyak faktor penyebab undealing sebuah projects
Yang bergelut di dunia kontraktor banyak hal yang menyebabkan tidak terjadinya sebuah transaksi project. Bahkan perusahaan yg menang tenderpun kadang melimpahkan ke perusahaan kontraktor lain, dan peluang ini kadang dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan kontraktor hanya sebagai perusahaan yg ikut tender namun tidak sebagai pelaksana.
Beberapa fasiltator dan mediator sering mengeluhkan dimana dealing tidak terjadi di proses akhir, dan itupun sering terjadi karena ada informasi yg tidak terbuka pada saat awal pemaparan, banyak hal yg perlu dicermati sebelum berlanjut ke proses selanjut, dan kebanyakan tidak terjadinya kesepakatan dikarenakan :
1. Jenis payment yg dikehendaki owner tidak sesuai dg keinginan kontraktor
2. Jaminan kontraktor atas dana yg diturunkan oleh owner dirasakan terlalu besar .
3. Adanya biaya yg harus ditanggung oleh kontraktor dalam penerbitan alat pembayaran.
4. Prosentase fee mediator dan cashback owner yg fantastis.
5. Kemampuan kontraktor dalam project yg ditawarkan.
6. Skema pembayaran yg tidak difahami oleh kontraktor
7. Dan banyak hal lagi yg menjadi pertimbangan disamping RAB dan margin.
Setiap perusahan kontraktor tentu saja semuanya menginginkan project dengan skema yg mereka fahami, dan sebaiknya pelajari compro mereka dg seksama sebelum menawarkan pekerjaan. Maka untuk meminimize tidak terjadinya Deal pada proses akhir sebaiknya dari pihak owner melakukan beberapa hal berikut, yang biasanya didampingi oleh konsultan, baik konsultan MK maupun Konsultan QS :
1. Unweizjing proyek
Unweizjing atau pemaparan awal proyek dilakukan oleh owner dengan mengundang beberapa kontraktor untuk memahami karakter proyek yg akan dilakukan. Kontraktor yg diundang adalah kontraktor yg memiliki kemampuan dalam melaksanakan proyek yg diinginkan, sebelum memilih kontraktor peran konsultan sangat dominan untuk mempelajari perusahaan kontraktor yg diundang . Pemaparan dalam sebuah unweizjing melingkupi :
1. Jangka waktu pelaksanaan
2. Pembahasan kontrak beserta skema pembayaran dan jenis pembayaran.
3. Pembahasan Spec material proyek dan angka pengajuan biaya proyek
4. Penjabaran Fasilitas kontraktor dan kebutuhan man power
4. Skema pengajuan progres dan jangka waktu approval dokumen.
5. Dll
2. Tahap SPK , SPMK dan SPL
Setelah semua hal yg termaktub dalam kontrak sudah dijabarkan, tahap selanjutnya adalah menentukan Kontraktor mana yg akan dipilih oleh owner berdasarkan Compro yg telah dipelajari bisa dengan system Tender berdasarkan pengajuan angka proyek ,dan bisa juga penunjukkan langsung .Keberadaan konsultan disini sangat dominan dalam memberi masukan dan menentukan kontraktor. Setelah terpilih Kontraktor yg sesuai dg kriteria keinginan owner maka diterbitkanlah SPK ataupun Kontrak Kerja.
#duniakontraktor
Baru saja surat dari owner melayang ke Presdir perusahaan, dan dampaknya teguran ke proyek baik berupa surat maupun telp dari tadi tidak putus putusnya berbunyi .
"Ada yg salah dg proyek ini, tapi apa" pikirku .
Sendari pagi perasaanku galau, bahkan tadi tidak sempat sarapan . Yah beginilah nasib seorang project Manager .
Aku diminta membawahi satu project di daerah Kemayoran , diproses ini memang project yg disorot banyak orang, bukan apa apa tapi karena ownernya adalah pemegang saham di perusahaanku bekerja saat ini, tentu saja sedikit saja teguran atau komplain bakal masuk langsung ke meja Presdir.
Kringgg...kring...telp dimeja kerjaku berbunyi , segera kuangkat karena dilayar telp tertulis Presdir ." Sekarang juga keruangan saya..." Instruksi dari seberang sana .
"Baik pak..segera menuju ketempat bapak . " Jawabku sambil meletakkan gagang telp..
Setengah berlari aku menuju ruangan Presdir , sampai didepan pintu beliau nafasku masih tersengal sengal...
"Masuk pak...silahkan duduk..." Presdir perusahaan berkata sambil tetap memperhatikan komputer dimeja kerjanya.
"Iya pak.. " jawabku sambil menarik kursi dan segera saja aku duduk dihadapan beliau .
"Sudah tau apa yg akan saya bicarakan ? " Tanyanya sambil melihat ke arahku dari belakang kacamatanya .
"Sudah pak...saya tadi sudah baca email yg bapak kirim. " Jawabku.
"Trus apa langkahmu memperbaiki keterlambatan waktu pelaksanaan proyek ini.." kata Presdir .
"Besok akan saya meeting kan dg subcon pelaksana pak, sekalian merundingkan langkah langkah apa yg akan kita lakukan, besok akan saya report kan ke bapak.." jawabku..sambil memboiak balik buku agenda yg aku bawa, padahal sendari tadi aku ga tau mau ngapain dg agenda ini...
"Ok..besok saya tunggu laporannya sebelum saya menjawab surat dari owner.." kata. Beliau .
"Siap pak.. ehmm..kalo gitu saya permisi kelapangan dulu untuk merealisasikan ini pak..." Jawabku . Dan beliau pun mengangguk...
"Jadi apa langkah bapak bapak untuk bisa mengejar keterlambatan ini, dan saya tidak mau dengar ada alasan lagi...!!!" Tegas ku di acara meeting subcon . Sebuah meja besar sudah penuh dikelilingi oleh beberapa staff bawahanku, Direktur Subcon bersama managernya dan beberapa Spv yg ikut meeting hari ini . Suasana hening...
Hemm...kalo merasa salah begini ini,pikirku ...
"Tapi pak...maaf kalau saya boleh mengutarakan sesuatu..."tiba tiba ada suara memecahkan keheningan . Dan ternyata Manager subcon .
"Apa pak...segera utarakan sedetail mungkin .." jawabku . Memasang muka garang...
"Sebenernya keterlambatan ini bukan dari permasalahan tenaga kerja kami yg kurang dilapangan pak..." Jawabnya mencoba menerangkan ..
"Lalu apaa!! " Jawabku setengah menghardik...
"Tenaga kerja kami tidak ada yg kami kurangi pak, akan tetapi banyak yg tidak masuk karena melihat material dilapangan tidak ada sebagai lahan kerja mereka.. " jawabnya .
"Lalu material ini tugas siapa...??_ timpalku...
"Material yg kosong saat ini merupakan kewajiban pihak bapak pengadaannya .."jelasnya sambil menunduk dan lirih...
"Apaa. ???. Mana logistik... ??" Tanyaku menyapu seluruh ruangan....namun rona merah di wajahku yg kucoba kusembunyikan semoga saja tidak terlihat di rapat ini...owalah...owalah...
Kadang permasalahan dilapangan yg kita anggap akar permasalahan dari pihak lain , menjadi berbalik menunjuk ke posisi kita apabila kita tidak menguraikan permasalahan secara detail ..untuk mengetahui solusinya yukk kita belajar diagram Ishikawa di web ini.
Selamat belajar..
Icha dan bela 7 Juli 2018